Bagian akhir dari rangkaian tawasul diisi dengan menyebutkan nama-nama orang tua, kakek, nenek, kerabat, serta ahli kubur dari orang yang mengadakan majelis.
adalah salah satu kebutuhan paling dicari oleh muslim Nahdliyin (warga NU) di Indonesia. Tawasul merupakan amalan kirim doa dan pahala kepada Rasulullah SAW, keluarga beliau, para sahabat, ulama, orang tua, serta ahli kubur. Bagi warga NU, tawasul bukanlah sekadar tradisi, melainkan ibadah yang berlandaskan Al-Qur’an dan Hadits.
Tsumma ila hadrati jami'i auliya'is-sab'ah (Wali Songo), wa khushushan ila hadrati muassisii djam'iyyah Nahdlatil Ulama, Hadratus-Syekh KH. Hasyim Asy'ari, KH. Abdul Wahab Hasbullah, KH. Bisri Syansuri, wa jami'il-masyayikhina wa 'ulama'ina. Syai'un lillahi lahumul-fatihah... (Membaca Surat Al-Fatihah 1x). 5. Tawasul untuk Ahli Kubur (Orang Tua dan Leluhur)
Tawasul merupakan salah satu amalan ibadah yang sangat melekat dalam tradisi warga Nahdlatul Ulama (Aswaja). Amalan ini biasanya dibaca sebelum memulai runtunan doa, tahlilan, yasinan, atau manaqiban. Secara sederhana, tawasul adalah perantara untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui kemuliaan para nabi, wali, dan orang-orang saleh.
This practice is not new; it is a part of spiritual life in Islam and has been practiced since the time of the companions. The Quran also encourages Muslims to seek a means of drawing closer to Allah, as mentioned in Surah Al-Maidah verse 35.
Most NU tawasul books include .
The content is designed to foster a sense of humility and connection to the divine through intermediaries ( tawasul ). The prose is poetic and deeply rooted in classical Islamic scholarship, providing a profound spiritual experience during gatherings.
| 720P | |
| 720p | |
| 1080p |